Selasa, 20 Desember 2022

RESENSI BUKU WAKTUNYA PULANG

1.        Identitas novel

Judul Novel     : Waktunya Pulang

Penulis             : Febriawan Jauhari

Penerbit           : Diandracreative

Tebal Buku      : 193 hal

Tahun Terbit    : 2021

 

2.      Sinopsis Buku

Buku ini ditulis oleh Febriawan Jauhari, seorang anak muda berusia 20 tahunan asal Nusa Tenggara Barat.

Kerapkali ketika membaca buku ini sipembaca seolah ditampar oleh isi yang disajikan. Penulis didalam bukunya mengajak pembaca untuk selalu dekat kepada Allah. Tak peduli sebanyak apapun alasan yang kamu kumpulkan untuk menyerah dari jalan-Nya, sungguh Allah akan selalu datang dengan milyaran alasan agar kamu tetap bertahan.

Pada bagian awal buku ini menuliskan tentang “Allah Sayang Padamu,”

Disini dijelaskan tentang keiklasan, memaafkan dan menolong orang lain. Ada banyak sekali hal baik yang bisa di ambil darri buku ini. didalam buku ini juga penulis mengajak pembaca untuk tidak lalai, mau ramai atau sepi, sedang berkumpul atau sendiri, dilihat manusia atau tidak, ini semua tidaklah penting, jang fokus pada keadaanmu tapi fokuslah pada yang selalu mengawasimu, dialah Allah.  Tentang ridho Allah, hanya karna kita menginginkan sesuatu, bukan berarti kita harus melakukannya. Pertimbangan kita bukan sekedar ingin atau tidak, tapi yang lebih penting dari itu adalah apakah Allah ridho atau tidak. 

Ada suatu kalimat yang sangat menampar di buku ini yaitu

“Perjalanan paling menyakitkan adalah perjalanan melupakan Allah.”

Bagaimana hidup akan mudah sedangkan yang maha memudahakan tidak ada dipihak kita? bagaimana hidup akan lancar sedangkan kita sendiri terus-terusan menjauh dari yang Maha Kuasa atas segala urusan? lantas apa yang kita harapkan dari hidup yang tidak ada bantuan Allah di dalamnya. Tentang berhijrah ke jalan Allah, buku ini memotifasi kita bahwa hanya yang untuk Allah yang akan sampai kepada Allah, hanya yang sampai kepada Allah yang akan Allah bantu, hanya yang Allah bantu yang akan mampu untuk berubah secara utuh.

Dari dulu hingga kini manusia tidak luput dari kata maksiat, maka dalam buku ini penulis juga memaparkan tentang pentingnya rasa malu. Malulah kepada Allah atas maksiat-maksiat yang kita lakukan, pun jika pada akhirnya kita tetap tidak bisa malu, maka malulah atas dirimu yang tidak malu kepada Allah. Selezat apapun maksit itu, tinggalkanlah! apakah kita sanggup menanggung malu tersebab mati dalam keadaan sedang bermaksiat kepada Allah?

Saudaraku, sungguh perjalanan paling menyedihkan adalah perjalanan melupakan Allah. Apa yang hilang dari dia yang telah menemukan Allah? apa yang ditemukan oleh dia yang telah kehilangan Allah?

Sungguh, Allah tetaplah Allah, baik ada atau tidak adanya kita, Allah tetap menjadi penguasa alam raya tapi kita? tanpa Allah, siapalah kita ini? maka berbisiklah lembut, " Ya Rabb, Engkau begitu menyayangiku, tapi aku terus-terusan menjauh, aku ingin pulang, merasakan hangatnya cinta-Mu.

Buku ini juga di tulis berdasarkan beberapa sumber salah satunya Al-Qur’an.

 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RESENSI BUKU WAKTUNYA PULANG

1 .         Identitas novel Judul Novel     : Waktunya Pulang Penulis                : Febriawan Jauhari Penerbit           : Diandracreativ...